.

SELAMAT TAHUN BARU 2010 M

Wednesday, September 24, 2008

Nikmatnya berbuka puasa bersama

Alhamdullilah, acara berbuka puasa bersama seluruh warga RT 09 pada hari minggu, 21 September 2008 berjalan lancar dan sukses. Walau persiapan hanya 4 hari tapi hasilnya sangat memuaskan.
Rencana buka puasa bersama (bupuber) diawali oleh kedatangan b.ganes, b.andhika dan b.amir ke rumah saya pada selasa (16/9) jam 8.30 malam. Ada dana taktis untuk acara bupuber seluruh warga RT 09 yang harus dipergunakan semaksimal dan se-efisien mungkin. Dengan rapat hanya 1 jam maka terjadi kesepakatan bersama untuk susunan menĂº dan koordinasi kerjaan buat para ibu (maaf ya ibu2…kita tidak sempat mengundang untuk rembukan acara bupuber karena waktunya meffet dan juga pastinya para ibu sedang sibuk jadi guru bagi anak2nya yang sedang ulangan umum).
Minggu sore jam 5, lapangan bultang yang akan menjadi tempat acara masih sepi, seakan2 tidak ada tanda2 akan berlangsung “keriaan” disana. Jam 5.30, bapak2 dan ibu2 yang sudah diberi tugas tiba2 berbondong2 datang, mengerjakan tugas masing2, tikar digelar, meja di tata aneka makanan dan minuman dalam waktu 30 menit..abrakadabra!!..bim sala bim!!.. semuanya beres..ck.ck.ck.hebat euy!!!...

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah menĂº berbuka puasa tahun ini:
Appetizer : Es buah, Jus Mangga kueni dan kolak (hasil buatan p.ganes) serta aneka kue sus, lemper dan tahu…mmm..segerrr!!
Main Menu: sate ayam, sate kambing, lontong +nasi, soto surabaya, sayur labu siam + krupuk kampung..nyam..nyam..yummy!!!!!
Dessert: jeruk medan..manis tenan!!!
Setelah azan magrib, semua warga yang hadir langsung menyerbu sendiri makanan + minuman sesuai selera..“all you can eat“.
Setelah makan & minum sarat berbuka, dilanjutkan dengan sholat magrib. Selesai sholat, acara dilanjutkan dengan makan malam bersama menunggu saatnya sholat isya dan tarawih. Warga RT 09 yang non muslim juga bergabung untuk makan malam bersama (kel. pak Topan, kel. pak Deni, kel. pak Roland, pak. Purba dan pak Jhoni)..anak2 berkerumun makan dan minum dengan membentuk lingkaran masing2, sekali2 ada saja yang jatuh, es buah tumpah, jerit tangis para balita serta diwarnai dengan kaki2 kecil yang berlarian kesana-kemari sambil tertawa riang…“Indahnya kebersamaan“.
Setelah perut kenyang, acara dilanjutkan dengan sholat isya dan tarawih bersama. Sebelum sholat witir sebagai penutup sholat tarawih, Ustad Rustandi memberikan siraman rohani yang berjudul „nikmatnya berpuasa“. Dari judulnya sudah terdengar adem, ayem dan tentrem. Intinya berpuasa pada bulan ramadhan merupakan amal ibadah yang berlipat ganda nilainya untuk bekal di akhirat nanti. Tidur kita ibadah, diam kita ibadah, makan sahurpun ibadah. Diluar bulan ramadhan, kita jarang makan saat menjelang waktu subuh (rasanya perut masih kembung ya?) tapi saat bulan ramadhan, nikmat sekali makan sahur walau dengan indomie telor (hehehe..siap2 makan indomie terus nih minggu depan karena pembantu udah mulai mudik). Saat bulan ramadhan pula, acara azan magrib di TV menjadi acara favorit setiap hari. Demikian inti ceramah yang saya dengar, untuk lengkapnya bisa tanya langsung ke Pak Nur (lah wong saya juga dengernya sayup2 karena lagi asyik operasi plastik??)

Para ibu yang sedang "off" dengan sigap melaksanakan operasi plastik (maksudnya membungkus makanan2 di plastik buat warga yang tidak bisa hadir). Maaf lagi bagi warga yang tidak bisa nyicipin makanannya karena bagi rumahnya yang tidak berpenghuni, makanan langsung di „pass“ ke tetangga sebelah...biar tidak mubajir ya bu???

Setelah sholat witir selesai, otomatis acara pun selesai. Tapi….kok, setelah balik badan, bapak2 langsung melongo???..ada apa ya??…ternyata sehabis sholat (mungkin) sudah membayangkan akan minum yang seger2 lagi karena haus banget..tapi apa daya pak?..semua makanan + minuman sudah dibersihkan serta dibereskan sampai tuntas oleh para ibu..hehehehe…maap!!!.
Sebagai penutup acara cuma ada aqua gelas dan kerupuk kampung aja yang masih sisa setengah kaleng. Mungkin untuk pengalaman berikutnya, harus jelas instruksi buat para ibu nich?..maksudnya di bereskan itu, meja2 dan sekitarnya dibersihkan dari sampah atau dibereskan menjadi bener2 bersih???...hahahaha…sekali lagi maap??
Acara selesai pada pukul 9:00 malam dengan raut muka kelelahan dan kelegaan dari semua bapak2 dan ibu2 yang hadir. Para ibu sudah bikin jadwal khusus sehabis lebaran nanti lho?..”Tanah abang yg masih belum kesampaian, tusuk jarum buat kecantikan dan Lembang, refreshing again”..mudah2an kesampaian salah satunya, we’ll see???

Untuk mewakili seluruh warga RT 09 dan Ketua RT 09 mengucapkan banyak terima kasih kepada:
Keluarga Bpk Otto Libry sebagai donatur.
Keluarga Bpk Ganes yang all out membantu suksesnya acara ini. Es buah, jus dan kolak buatan tangan p.ganes lhoo??.. tapi lain kali gelasnya agak Cecil pak?..biasakan, anak2 cuma suka icip2 aja jadi sayang banget banyak kebuang (saya aja jadi recycle bin-nya raihan) tapi tetep teope begete pak!!.

Keluarga Bpk Amir, yang repot2 pesan sate Tegal Blok U..walau ada tegangan tinggi karena si lontong “temennya sate” datang saat detik-detik azan magrib. Sekalian hasil jepretannya di upload ya pak?

Keluarga Bpk Andhika, yang siap selalu disaat kita panik dengan peralatan logistik.
Ibu Novi (si wonder woman), yang masak sendiri beras 10 liter plus repot2 beli aneka kue di pasar. We always count on you all the way..jangan kapok ya bu??.
Eyang Bagio, Ibu Pri, Ibu Toni, Ibu Eva, Ibu Ichsan, Ibu Pinky, Ibu Diki, Ibu Nur dan Ibu Judin yang bantu2 berberes perkakas acara.
Bpk Nur, Bpk Muchridin, Bpk Syamsul, Bpk Judin, Bpk Pri, Bpk Arzal ,bpk ichsan dan lainnya yang tidak bisa di sebutkan satu persatu ,terima ksih atas partisipasinya yang sudah mmbantu menyiapkan dan membersihkan tempat acara.

Seluruh warga RT 09 serta warga RT 10 yang hadir, terima kasih atas waktu dan kesediaannya. Mohon maaf bila ada penyajian kami yang kurang berkenan, semoga di lain waktu bisa diperbaiki lagi.
Kami memaklumi waktu yang mendadak untuk terselenggarakan acara ini sehingga sebagian besar warga tidak dapat hadir karena mempunyai kesibukan masing2. Walaupun begitu, acara berbuka bersama ini berjalan lancar dan penuh hikmat berkat dukungan dan doa’ dari kita semua.
Last but not least..Selamat jalan bagi warga RT 09 yang akan mudik lebaran. Semoga sampai di tujuan dengan selamat dan sehat.
“ Selamat Hari Raya Idul Fitri – 1 Syawal 1429 H”
“ Mohon maaf lahir dan bathin”

Tuesday, September 23, 2008

LIMA PRINSIP DASAR ORANG SINGAPURA

Suatu ketika mantan Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. Farid A. Moeloek, SpOG (K) berkunjung ke Singapura. Dalam sebuah pertemuan ia terlibat diskusi dengan warga negara negeri Singa itu.

Singaporean : “ Prof. Moeloek , Indonesia have a very beautiful five
principles called Pancasila.. But it was very normative.”

Prof. Moeloek : “ What is your principles?”

Singaporean : “We also have five principles. But our principles is much
more simple than you are. And very easy to remember.”

Prof. Moeloek :” Would you please mentions your five principles?”

Singaporean : Number One. One Wife.
Number Two. Two Children.
Number Three. Three bedrooms.
Number Four. Fourwheels.
Number Five. Five Thousands US$ of salary (at least).

Wah ternyata sederhana sekali lima prinsip dasar orang Singapura. Mereka bersepakat untuk menikah dengan satu istri. Kalau memiliki anak maksimal dua anak. Mereka juga cukup menghuni apartemen dengan tiga ruang tidur.

Sudah begitu mesti punya kendaraan roda empat alias mobil. Dan yang tidak kalah penting adalah memiliki gaji paling sedikit US$ 5.000 per bulan (atau setara hampir Rp 50 juta per bulan ).

Lima prinsip dasar orang Singapura itu memang sederhana dan mudah diingat. Bandingkan dengan Pancasila yang memang indah tetapi susah diraih. Buktinya, masih banyak rakyat Indonesia yang dilanda kemiskinan dan menderita kelaparan. Pokoknya cita-cita adil makmur masih jauh sekali rasanya.

Bagaimana pendapat Anda?

dari suber yg dirahasiakan
dicontek by ich

Friday, September 19, 2008

SMS ketik Reg Spasi Tape dech]

Dua hari yang lalu gw ketemu dengan salah seorang AFI (Akademi Fantasi Indosiar). Selain lepas kangen (he..he) gw juga dapat cerita seru dari kehidupan mereka. Di balik image mereka yang gemerlap saat manggung atau ketika nongol di teve, kehidupan artis AFI sangat memprihatinkan.
Banyak di antara mereka yang hidup terlilit utang ratusan juta rupiah. Pasalnya, orang tua mereka ngutang ke sana-sini buat menggenjot sms putera-puteri mereka. Bisa dipastikan tidak ada satu pun kemenangan AFI itu yang berasal dari pilihan publik. Kemenangan mereka
ditentukanseberapa besar orang tua mereka anggup menghabiskan uang untuk sms.
Orang tua Alfin dan Bojes abis 1 M. Namun mereka orang kaya, biarin aja.

Yang kasian mah, yang kaga punya duit. Fibri (AFI 005) yang tereliminasi di minggu-minggu awal kini punya utang 250 juta. Dia sekarang hidup di sebuah kos sederhana di depan Indosiar. Kosnya emang sedikit mahal RP 500..000. Namun itu dipilih karena pertimbangan hemat
ongkos transportasi. Kos itu sederhana (masih bagusan kos gw gitu loh), bahkan kamar mandi pun di luar. Makannya sekali sehari. Makan dua kali sehari sudah mewah buat Fibri. Kaga ada dugem dan kehidupan glamor, lha makan aja susah.

Ada banyak yang seperti Fibri. Sebut saja intan, Nana, Yuke, Eki, dll. Mereka teikat kontrak ekslusif dengan manajemen Indosiar. Jadi, kaga bisa cari job di luar Indosiar. Bayaran di Indonesiar sangat kecil. Lagian pembagian job manggung sangat tidak adil. Beberapa artis AFI seperti Jovita dan Pasya kebanjiran job, sementara yang lain kaga dapat/jarang dapat job. Maklum artisnya sudah kebanyakan. Makanya buat makan aja mereka susah. Temen gw malah sering dijadiin tempat buat minjem duit. Minjemnya bahkan cuma Rp 100.000. Buat makan gitu loh. Mereka ga berani minjem banyak karena takut ga bisa bayar.

Ini benar-benar proyek yang tidak manusiawi. Para orang tua dan anak Indonesia dijanjikan ketenaran dan kekayaan lewat sebuah ajang adu bakat di televisi. Mereka dikontrak ekslusif selama dua tahun oleh Indosiar. Namun tidak ada jaminan hidup sama sekali. Mereka hanya
dibayar kalo ada manggung. Itu pun kecil sekali, dan tidak menentu. Buruh pabrik yang gajinya Rp 900.000 jauh lebih sejahtera daripada mereka.

Nah acara ini dan acara sejenis masih banyak, Pildacil juga begitu. Kasian orang tua dan anak
yang rela antre berjam-jam untuk sebuah penipuan seperti ini. Seorang anak pernah menangis tersedu-sedu saat tidak lolos dalam audisi AFI. Padahal dia beruntung. Kalau dia sampai masuk, bisa dibayangkan betapa dia akan membuat orang tuanya punya utang yang
melilit pinggang, yang tidak akan terbayar sampai kontraknya habis.


JUDI SMS MENGGILAAAA ......

Tiap stasiun televisi di Indonesia mempunyai acara kontes-kontesan. Tengok saja misalnya AFI, Indonesian Idol, Penghuni Terakhir, KDI, Putri Cantrik, dsb. Sejatinya, tujuan dari acara ini bukan mencari bibit penyanyi terbaik. Acara ini hanya sebagai kedok. Bisnis sebenarnya
adalah SMS premium...

Bisnis ini sangat menggiurkan, lagi pula aman dari jeratan hukum --
setidaknya sampai saat ini. Mari kita hitung. Satu kali kirim SMS biayanya --anggaplah- - Rp 2000. Uang dua ribu rupiah ini sekitar 60% untuk penyelenggara SMS Center (Satelindo, Telkomsel, dsb). Sisanya yang 40% untuk "bandar" (penyelenggara) SMS. Siapa saja bisa jadi
bandar, asal punya modal untuk sewa server yang terhubung ke Internet nonstop 24 jam per hari dan membuat program aplikasinya. Jika dari satu SMS ini "bandar" mendapat 40% (artinya sekitar Rp 800), maka jika yang mengirimkan sebanyak 5% saja dari total penduduk Indonesia (Coba anda hitung, dari 100 orang kawan anda, berapa yang punya handphone? Saya yakin lebih dari 40%), maka bandar ini bisa meraup uang sebanyak Rp 80.000.000.000 (baca: Delapan puluh milyar rupiah). Jika hadiah yang diiming-imingkan adalah ? rumah senilai 1 milyar, itu artinya bandar hanya perlu menyisihkan 1,25% dari keuntungan yang diraupnya sebagai "biaya
promosi"! Dan ingat, satu orang biasanya tidak mengirimkan SMS hanya sekali. Masyarakat diminta mengirimkan SMS sebanyak-banyaknya agar jagoannya tidak tersisih, dan "siapa tahu" mendapat hadiah. Kata "siapa tahu" adalah untung-untungan, yang mempertaruhkan pulsa handphone. Pulsa ini dibeli pakai uang. Artinya : Kuis SMS adalah 100% judi.

Begitu menggiurkannya bisnis ini, sampai-sampai Nutrisari membuat iklan yang saya pikir menyesatkan. Pemirsa televisi diminta menebak, "buka" atau "sahur", lalu jawabannya dikirim via SMS. Ada embel-embel gratis. Ada kata, "dapatkan handphone... " Saya bilang ini menyesatkan, karena pemirsa televisi bisa menyangka : "Dengan mengirimkan SMS ke nomor
sekian yang gratis (toll free), saya bisa mendapat handphone gratis".

Kondisi ini sudah sangat menyedihkan. Bahkan sangat gawat. Lebih parah daripada zaman Porkas atau SDSB. Jika dulu, orang untuk bisa berjudi harus mendatangi agen, jika dulu zaman jahiliyah orang berjudi dengan anak panah, sekarang orang bisa berjudi, hanya dengan beberapa ketukan jari di pesawat handphone!


Tolong bantu sebarkan kampanye anti judi SMS ini. Tanpa bantuan anda, kampanye ini akan meredup dan sia-sia belaka.

============

maaf, sekdar ripos dari imel

Friday, September 12, 2008

MAMPUKAH KITA MENCINTAI ISTRI KITA TANPA SYARAT

VERY TOUCHING.... ......... ....


*MAMPUKAH KITA MENCINTAI ISTRI KITA TANPA SYARAT ???*

Ini cerita Nyata, beliau adalah Bp. Eko Pratomo, Direktur Fortis Asset Management yg sangat terkenal di kalangan Pasar Modal dan Investment, beliau juga sangat sukses dlm memajukan industri Reksadana di Indonesia ..

Apa yg diutarakan beliau adalah Sangat Benar sekali. Silahkan baca dan dihayati.


**MAMPUKAH KITA MENCINTAI TANPA SYARAT* *
- - - sebuah perenungan

Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja bahkan sudah mendekati malam, Pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat strinya yang sakit istrinya juga sudah tua. Mereka menikah sudah lebih dari 32 tahun.

Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan menerpa, setelah istrinya melahirkan anak ke empat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang, lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.

Setiap hari pak suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian.

Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum, untunglah tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa2 saja yg dia alami seharian.

Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, Pak Suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur.

Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka, sekarang anak2 mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yg masih kuliah.

Pada suatu hari ke empat anak suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah sudah tinggal dengan
keluarga masing2 dan Pak Suyatno memutuskan ibu mereka dia yg merawat, yang dia inginkan hanya satu semua anaknya berhasil.

Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung berkata " Pak kami ingin sekali merawat ibu semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu, tidak ada sedikitpun
keluhan keluar dari bibir bapak....... ...bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu" . dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata2nya "sudah yg keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi,kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak, kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian".

Pak Suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2 mereka.

"Anak2ku.... ..... Jikalau perkawinan & hidup didunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah..... .tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup,

dia telah melahirkan kalian.. sejenak kerongkongannya tersekat,... kalian yg selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat
dihargai dengan apapun. coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti Ini.

Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan bapak yg masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yg masih sakit."

Sejenak meledaklah tangis anak2 pak suyatno merekapun melihat butiran2 kecil jatuh dipelupuk mata ibu Suyatno.. dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat
dicintainya itu.. Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada Suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yg sudah tidak bisa apa2.. disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio kebanyakan kaum perempuan pun tidak sanggup menahan haru disitulah Pak Suyatno bercerita.

*"Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak*

*mau memberi ( memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian ) adalah kesia-siaan.
* Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu2..

Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama..dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa
adanya. sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit,,,"


posting by ich

Tuesday, September 9, 2008

Bysikil Midnight gowes

Malam minggu kemarin jadi juga team bysikil gowes tengah malam, para goweser sudah mempersiapkan seluruh keperluan sejak sabtu siang, terutama pasang lampu untuk masing2 sepeda. Terus terang untuk kebanyakan team ini kali pertama kita gowes tengah malam, maklum di bulan puasa ini kalo gowes siang2..wah mana tahan...

Jam 10.30 malam kita mulai start, total ada sekitar 12 goweser 9 orang dari zero nine ditambah bintang tamu dari team 70-an om Tono ada tiga orang, team juga dikawal oleh 1 paramedis, 1 pelatih tehnik, 1 manajer team dan dilengkapi 1 photografer, lengkap lah pokonya.

Trek yg dipilih dari Vila 3 kita menuju Vila 1 & 2, habis jembatan belok kiri masuk jalanan kecil lewat jatirasa kalo nggak salah sih, tembus di jalan komsen, dari situ belok kiri terus menuju citragrand, dari citragrand belok kiri menuju perapatan nagrak. masing-masing goweser memacu sepedanya cukup kencang, hampir dipastikan tanpa henti sampai dekat citragrand, lampu-lampu yang dipasang dimasing-masing sepeda klap-kelip terlihat berjejer rapi. salut untuk para goweser semangat dan staminanya sangat prima.

Rencanannya team mo makan sahur di PSK, tapi memang belum rejeki, kita akhirnya makan nasi uduk yg nggak jauh dari perapatan nagrak. Tapi ya lumayan lah dari pada nggak ada..ntar harus disurvey dulu neh..untuk tujuan kulinernya biar nggak miss lagi.

Setelah satu jam istirahat kita kembali gowes menuju pulang ke villa 3. Para goweser memacu sepedanya dengan kecepatan tinggi mirip balapan tour de vila..seru hehehe....jam 2 pagi kita semua sampai juga di villa, alhamdulillah semua acara berjalan lancar dan selamat.

untuk rencana gowes malam minggu besok, dipersilahkan team untuk mangajukan usul mengenai treknya....

sekian


by ichsan